{"id":12366,"date":"2026-08-14T00:16:39","date_gmt":"2026-08-14T00:16:39","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=12366"},"modified":"2026-08-14T00:16:40","modified_gmt":"2026-08-14T00:16:40","slug":"kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/","title":{"rendered":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211; <\/strong>Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis (13\/8\/2026) mencatat sedikitnya 89 kepala keluarga (KK) atau 428 jiwa terdampak kekeringan akibat penurunan debit sumur dan krisis air bersih.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000967318-700x400.jpg?v=1786666543\" alt=\"\" class=\"wp-image-12367\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data tersebut disampaikan Kepala BPBD Raja Ampat Guntur Tamima, ST melalui Sekretaris BPBD, Abdul Muis, SE di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan bahan bangunan kepada korban bencana angin puting beliung yang berlangsung di Halaman Kantor BPBD Raja Ampat, Kamis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan laporan kedaruratan kekeringan Pusdalops BPBD Kabupaten Raja Ampat, dampak musim kemarau telah terjadi di sejumlah kawasan permukiman. Wilayah yang terdampak antara lain Swaimbon RT 09 Kelurahan Warmasen, kawasan Tanjakan Gunung Perumahan 200 Kelurahan Warmasen, Jalan Lukas Dailon Distrik Kota Waisai, kawasan Kantor Golkar Kelurahan Warmasen, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sapordanco, serta sejumlah kawasan di Kelurahan Bonkawir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Swaimbon RT 09 Kelurahan Warmasen menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbesar dalam laporan tersebut. Di lokasi ini tercatat 42 KK atau 208 jiwa mengalami dampak kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Perumahan Sosial Pelabuhan 300 Kelurahan Bonkawir tercatat 12 KK atau 55 jiwa, disusul Perumahan Pegawai Warswai Dermaga 300 sebanyak 10 KK atau 55 jiwa. Sejumlah wilayah lainnya juga mengalami penurunan debit sumur dan membutuhkan perhatian terhadap ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000967313-700x400.jpg?v=1786666560\" alt=\"\" class=\"wp-image-12368\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga laporan terakhir yang diterima BPBD, total dampak kekeringan mencapai 89 KK atau 428 jiwa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kebakaran Lahan Mengintai<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah kondisi kemarau, ancaman kebakaran juga menjadi perhatian. BPBD Raja Ampat mencatat sejumlah kejadian kebakaran sejak 23 Juli hingga 8 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebakaran dilaporkan terjadi di berbagai lokasi, di antaranya kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pandawa I hingga Pandawa V, Rumah Doa, Waiwo, Warbaryam, sekitar Resort Coriana, Swaembon, belakang Golkar, Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Kwarcab 3504, belakang SMA 1, Kampung Napirboy, kawasan depan Scuba Kampung Urfar, samping SMA 14, Perumahan 300, Gereja Elshaday, TPU hingga belakang Gereja Pertobatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa lokasi bahkan mengalami kebakaran lebih dari satu kali. Kawasan TPA tercatat mengalami dua kali kebakaran, sementara kawasan Pandawa juga dilaporkan mengalami beberapa kejadian kebakaran pada periode 25 Juli hingga 5 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000967304-700x400.jpg?v=1786666582\" alt=\"\" class=\"wp-image-12369\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memasuki awal Agustus, kejadian kebakaran masih dilaporkan terjadi. Di antaranya di Kwarcab 3504 pada 2 Agustus, Kampung Napirboy dan kawasan depan Scuba Kampung Urfar pada 4 Agustus, serta sejumlah lokasi lainnya pada 5 hingga 8 Agustus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi ini menunjukkan bahwa kemarau panjang tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran di lahan terbuka dan sekitar kawasan permukiman.<br>BPBD Raja Ampat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diharapkan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin dan mencegah kebakaran meluas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara terhadap wilayah yang mengalami krisis air bersih, pemerintah daerah melalui BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lapangan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data Pusdalops BPBD Kabupaten Raja Ampat tersebut menjadi peringatan bahwa dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat dan membutuhkan kewaspadaan bersama untuk mencegah munculnya dampak yang lebih besar.<br>Laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Raja Ampat, 10 Agustus 2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211; Musim kemarau panjang mulai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-12366","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Detikpapuanet\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"detikpapua.net - Aktual, Kritis &amp; Membangun\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-14T00:16:39+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-14T00:16:40+00:00\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#blogposting\",\"name\":\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net\",\"headline\":\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/author\\\/detikpapuanet01\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/1000967304.jpg?v=1786666582\",\"width\":1600,\"height\":1200},\"datePublished\":\"2026-08-14T00:16:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T00:16:40+00:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Berita\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/category\\\/berita\\\/#listItem\",\"name\":\"Berita\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/category\\\/berita\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berita\",\"item\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/category\\\/berita\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#listItem\",\"name\":\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/category\\\/berita\\\/#listItem\",\"name\":\"Berita\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/#organization\",\"name\":\"detikpapua.net\",\"description\":\"Aktual, Kritis & Membangun\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#organizationLogo\",\"width\":279,\"height\":52,\"caption\":\"Logo detik 279 x 79 detikpapua net\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#organizationLogo\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/author\\\/detikpapuanet01\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/author\\\/detikpapuanet01\\\/\",\"name\":\"Detikpapuanet\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d2cc120befdc2f0e034ba2bff3e72933fdfd16dadc93af814eab92770f18a53a?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Detikpapuanet\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/\",\"name\":\"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net\",\"description\":\"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/author\\\/detikpapuanet01\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/author\\\/detikpapuanet01\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/1000967304.jpg?v=1786666582\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#mainImage\",\"width\":1600,\"height\":1200},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/14\\\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-08-14T00:16:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T00:16:40+00:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/\",\"name\":\"detikpapua.net\",\"description\":\"Aktual, Kritis & Membangun\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/detikpapua.net\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net","description":"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis","canonical_url":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#blogposting","name":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net","headline":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai","author":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/author\/detikpapuanet01\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000967304.jpg?v=1786666582","width":1600,"height":1200},"datePublished":"2026-08-14T00:16:39+00:00","dateModified":"2026-08-14T00:16:40+00:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#webpage"},"articleSection":"Berita"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/detikpapua.net","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/#listItem","name":"Berita"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/#listItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#listItem","name":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#listItem","position":3,"name":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/#listItem","name":"Berita"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/#organization","name":"detikpapua.net","description":"Aktual, Kritis & Membangun","url":"https:\/\/detikpapua.net\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#organizationLogo","width":279,"height":52,"caption":"Logo detik 279 x 79 detikpapua net"},"image":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#organizationLogo"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/author\/detikpapuanet01\/#author","url":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/author\/detikpapuanet01\/","name":"Detikpapuanet","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2cc120befdc2f0e034ba2bff3e72933fdfd16dadc93af814eab92770f18a53a?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Detikpapuanet"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#webpage","url":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/","name":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net","description":"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/author\/detikpapuanet01\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/author\/detikpapuanet01\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000967304.jpg?v=1786666582","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#mainImage","width":1600,"height":1200},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/#mainImage"},"datePublished":"2026-08-14T00:16:39+00:00","dateModified":"2026-08-14T00:16:40+00:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/detikpapua.net\/#website","url":"https:\/\/detikpapua.net\/","name":"detikpapua.net","description":"Aktual, Kritis & Membangun","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/detikpapua.net\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"detikpapua.net - Aktual, Kritis &amp; Membangun","og:type":"article","og:title":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net","og:description":"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis","og:url":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/","og:image":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png","og:image:secure_url":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png","article:published_time":"2026-08-14T00:16:39+00:00","article:modified_time":"2026-08-14T00:16:40+00:00","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai - detikpapua.net","twitter:description":"Raja Ampat, Detikpapua.Net - Musim kemarau panjang mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat. Selain memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, kondisi kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di berbagai titik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat yang diterima media pada Kamis","twitter:image":"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cropped-PNG-219-x-47-pixel-01-1-1.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"12366","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":{"subject":"","preview":"","content":""},"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-08-14 00:16:40","updated":"2026-08-14 01:15:51","seo_analyzer_scan_date":null,"focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/detikpapua.net\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/\" title=\"Berita\">Berita<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/detikpapua.net"},{"label":"Berita","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/category\/berita\/"},{"label":"Kemarau Panjang Melanda Raja Ampat, 428 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kebakaran Mengintai","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/08\/14\/kemarau-panjang-melanda-raja-ampat-428-jiwa-terdampak-kekeringan-dan-kebakaran-mengintai\/"}],"views":30,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12370,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12366\/revisions\/12370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12366"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}