{"id":11292,"date":"2026-05-09T07:24:30","date_gmt":"2026-05-09T07:24:30","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=11292"},"modified":"2026-05-09T07:32:14","modified_gmt":"2026-05-09T07:32:14","slug":"9-172-warga-raja-ampat-nikmati-bantuan-beras-dan-minyak-goreng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/05\/09\/9-172-warga-raja-ampat-nikmati-bantuan-beras-dan-minyak-goreng\/","title":{"rendered":"9.172 Warga Raja Ampat Nikmati Bantuan Beras dan Minyak Goreng"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211;  <\/strong>Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog Raja Ampat mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Raja Ampat bersama sejumlah pejabat daerah bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (9\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Program bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tersebut menyasar sebanyak 9.172 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 117 kampung dan 4 kelurahan di Kabupaten Raja Ampat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 183.440 kilogram beras dan 36.688 liter minyak goreng untuk alokasi Februari\u2013Maret 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Raja Ampat, Dr. Hosea Ambrauw, mengatakan bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan ke seluruh daerah, termasuk Raja Ampat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTahun ini kuota yang diberikan kepada Raja Ampat mencapai 183 ton lebih beras dan sekitar 36 ribu liter minyak goreng. Bantuan ini menyasar lebih dari 9 ribu penerima di Raja Ampat,\u201d ujar Hosea di Halaman Kantor Dinas Kominfo Raja Ampat, Sabtu (9\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, setiap penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk penyaluran tahap pertama kali ini, masyarakat menerima bantuan untuk dua bulan sekaligus, yakni 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMenurut aturan penyalurannya dilakukan per tiga bulan. Ini tahap pertama dan seluruh kampung sudah mulai disalurkan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hosea menambahkan, proses distribusi bantuan dilakukan bersama Bulog dan distributor yang telah ditunjuk, dengan pengawalan dari TNI, Polri, serta aparat kampung guna memastikan bantuan tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami ingin memastikan bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Jangan sampai ada penyalahgunaan di perjalanan atau masyarakat yang seharusnya menerima justru tidak mendapatkan bantuan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, sebagian bantuan bahkan sudah mulai didistribusikan sejak beberapa hari lalu ke sejumlah wilayah seperti Waigeo Utara dan Mawarboni. Sementara untuk wilayah Distrik Kota Waisai, bantuan telah tiba di kantor-kantor kelurahan dan mulai disalurkan kepada masyarakat usai penyerahan simbolis.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data penerima bantuan yang bersumber dari data Dinas Sosial agar program bantuan ke depan semakin tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cData penerima terus kami evaluasi dan perbaiki, karena masih ada penerima yang seharusnya tidak mendapat bantuan tetapi tercatat menerima. Ke depan, data ini akan terus dibenahi,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hosea berharap bantuan pangan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang guna membantu meringankan kebutuhan masyarakat di Raja Ampat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berharap bantuan ini tetap ada, karena masyarakat kita masih sangat membutuhkan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211; Pemerintah Kabupaten Raja Ampat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"views":24,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11292"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11294,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11292\/revisions\/11294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11292"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}