{"id":11131,"date":"2026-04-29T07:13:05","date_gmt":"2026-04-29T07:13:05","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=11131"},"modified":"2026-04-29T07:13:10","modified_gmt":"2026-04-29T07:13:10","slug":"sorotan-tajam-ke-uskup-kame-awam-katolik-papua-desak-pengusutan-tuntas-dugaan-skandal-seksual-di-balik-seleksi-uskup-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/04\/29\/sorotan-tajam-ke-uskup-kame-awam-katolik-papua-desak-pengusutan-tuntas-dugaan-skandal-seksual-di-balik-seleksi-uskup-baru\/","title":{"rendered":"Sorotan Tajam ke Uskup KAMe: Awam Katolik Papua Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Skandal Seksual di Balik Seleksi Uskup Baru"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>JAYAPURA, DetikPapuaNet\u2014 <\/strong>Pernyataan Mgr. Petrus Canisius Mandagi pada Minggu Panggilan, 26 April 2026, terkait kriteria calon uskup baru di Keuskupan Agung Merauke memantik respons keras dari kelompok Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua. Mereka mendesak agar proses seleksi tidak hanya berhenti pada wacana normatif, tetapi diikuti langkah konkret membongkar dugaan skandal kejahatan seksual yang disebut-sebut melibatkan sejumlah klerus, termasuk kandidat uskup. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, (29\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pernyataannya yang beredar luas melalui rekaman video berdurasi sekitar 11 menit, Uskup Mandagi menegaskan bahwa calon uskup harus bebas dari persoalan moral, khususnya yang berkaitan dengan relasi seksual yang tidak pantas. Pernyataan itu dinilai sebagai pengakuan implisit bahwa isu tersebut bukan sekadar rumor, melainkan persoalan serius yang perlu ditangani secara terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok awam menilai, transparansi yang disampaikan Uskup Mandagi justru membuka kembali luka lama yang selama ini tertutup rapat di lingkungan keuskupan. Mereka menyebut, terdapat deretan kasus yang belum terselesaikan, sementara korban\u2014perempuan dan anak-anak\u2014masih hidup dalam tekanan sosial dan ekonomi tanpa kejelasan tanggung jawab dari para pelaku.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKeuskupan bukan tempat pelarian bagi pelaku kejahatan seksual,\u201d <strong>tegas pernyataan resmi mereka.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Mereka menolak keras praktik perlindungan terhadap oknum klerus yang diduga melakukan pelanggaran berat, dan meminta agar institusi gereja tidak menjadi ruang aman bagi pelaku, tetapi justru berdiri di pihak korban.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, mereka mendesak agar Uskup Mandagi segera mengambil langkah tegas, termasuk membuka ruang pengaduan yang aman, mengumpulkan bukti, serta membawa kasus-kasus tersebut ke proses yang adil dan transparan. Menurut mereka, membiarkan para pelaku tetap aktif dalam pelayanan justru memperparah krisis moral dan merusak kepercayaan umat terhadap gereja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok ini juga mengklaim telah mengantongi sejumlah informasi terkait dugaan kasus yang melibatkan imam lokal maupun dari luar Papua. Mereka menyebut, sebagian kasus bahkan telah berdampak pada lahirnya anak-anak yang kini tidak mendapatkan pengakuan maupun tanggung jawab yang layak.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, mereka menyatakan dukungan penuh apabila Uskup Mandagi berani mengambil langkah pembersihan internal.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cUmat akan berdiri di belakang gereja jika benar-benar berpihak pada keadilan,\u201d <strong>tulis mereka,<\/strong> sembari menegaskan kesiapan korban dan saksi untuk memberikan kesaksian.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Desakan juga diarahkan pada momentum menjelang pengangkatan uskup baru. Kelompok awam meminta agar seluruh kandidat diperiksa secara menyeluruh, termasuk rekam jejak moralnya, guna memastikan tidak ada kompromi terhadap kasus kekerasan seksual di tubuh gereja.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, mereka menuntut agar pihak keuskupan membuka dialog langsung dengan para korban, memberikan pendampingan, serta memastikan pemulihan yang adil\u2014baik secara moral maupun material.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan ini disampaikan di Jayapura pada 29 April 2026 oleh Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua, yang diwakili antara lain oleh <strong>Stendlhy Dambujai<\/strong> dan <strong>Chris Dogopia, <\/strong>sebagai sikap resmi dalam merespons dinamika internal gereja menjelang penunjukan uskup baru.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAYAPURA, DetikPapuaNet\u2014 Pernyataan Mgr. Petrus Canisius Mandagi pada&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,43,50],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-papua-selatan","category-sosial-budaya"],"aioseo_notices":[],"views":21,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11131"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11133,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11131\/revisions\/11133"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11131"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}