{"id":10884,"date":"2026-04-16T14:59:01","date_gmt":"2026-04-16T14:59:01","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=10884"},"modified":"2026-04-16T14:59:02","modified_gmt":"2026-04-16T14:59:02","slug":"pansus-lkpj-soroti-pengelolaan-anggaran-di-sekretariat-mrp-pbd-diambil-alih-pokja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/04\/16\/pansus-lkpj-soroti-pengelolaan-anggaran-di-sekretariat-mrp-pbd-diambil-alih-pokja\/","title":{"rendered":"Pansus LKPJ Soroti Pengelolaan Anggaran di Sekretariat MRP PBD, Diambil Alih Pokja"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Sorong, Detikpapua.Net &#8211;<\/strong>  Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya melalui Pansus LKPJ Gubernur tahun 2025 kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Sekretariat Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD) di Hotel Vega Kota Sorong, Kamis (16\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana organisasi perangkat daerah ini sebelumnya belum sempat melanjutkan rapat dengar pendapat disebakan karena kekurangan data.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam RDP kali ini, Pansus LKPJ mengapresiasi OPD Sekretariat MRPBD karena membawa data laporan pentanggungjawaban cukup akurat, namun masih ditemukan sejumlah persoalan yang perlu dilakukan evaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Ketua Pansus LKPJ, Yanto Yatam menjelaskan, pihaknya menemukan indikasi ketidaktertiban administrasi serta minimnya dukungan anggaran terhadap lembaga kultural tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Pansus mencatat adanya sejumlah pos anggaran yang tidak dikelola langsung oleh Sekretariat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), melainkan diambil alih oleh kelompok kerja (Pokja) atau alat kelengkapan Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Yanto, praktik seperti ini telah menyalahi prinsip manajemen tata kelola keuangan daerah karena Pokja tidak memiliki kewenangan administratif dalam pengelolaan anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni harus menjadi perhatian serius. Secara aturan, pengelolaan anggaran melekat pada KPA, bukan pada Pokja yang sifatnya ad hoc,\u201d tegas Yanto Yatam dalam keterangan persnya .<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Pansus LKPJ juga menyoroti ketimpangan alokasi anggaran terhadap Sekretariat MRPBD sebagai lembaga kultural yang memiliki mandat strategis dalam pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Alih-alih mendapatkan dukungan maksimal, MRP Papua Barat Daya justru dinilai belum memperoleh porsi anggaran yang memadai. Kondisi ini dianggap berbanding terbalik dengan peran strategis sebagai representasi nilai-nilai kultural dan penjaga marwah Otsus di Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Minimnya dukungan anggaran tersebut dinilai berdampak langsung pada belum optimalnya pelaksanaan program dan fungsi kelembagaan MRP, termasuk dalam menjalankan peran pengawasan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga Pansus LKPJ menegaskan, temuan ini akan menjadi catatan penting dalam rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah nantinya, sekaligus mendorong perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola anggaran serta penguatan kelembagaan kedepan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau MRP ingin didorong maksimal menjalankan amanat Otsus, maka dukungan anggaran harus sejalan. Tidak bisa setengah-setengah,\u201d ujar politisi Golkar ini tegas.<\/p>\n\n\n\n<p>Rapat ini merupakan pertemuan kedua dengan Sekretariat MRP, setelah sebelumnya pembahasan sempat tertunda. Pansus memastikan seluruh temuan akan diperdalam sebelum dituangkan dalam rekomendasi akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Pansus berkomitmen untuk mengawal akuntabilitas pengelolaan anggaran serta memastikan lembaga-lembaga kunci Otsus, seperti MRP, mendapatkan dukungan yang proporsional sesuai mandatnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorong, Detikpapua.Net &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10885,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"views":10,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10884"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10886,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10884\/revisions\/10886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10884"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}