{"id":10831,"date":"2026-04-15T01:08:05","date_gmt":"2026-04-15T01:08:05","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=10831"},"modified":"2026-04-15T01:12:01","modified_gmt":"2026-04-15T01:12:01","slug":"bukan-gembala-tapi-pembela-kuasa-surat-terbuka-umat-papua-untuk-pastor-roy-sugianto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/04\/15\/bukan-gembala-tapi-pembela-kuasa-surat-terbuka-umat-papua-untuk-pastor-roy-sugianto\/","title":{"rendered":"Bukan Gembala, Tapi Pembela Kuasa? Surat Terbuka Umat Katolik Papua untuk Pastor Roy Sugianto"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>JAYAPURA, DetikPapuaNet\u2014<\/strong>Sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada <strong>Pastor Roy Sugianto, Pr.,<\/strong> beredar luas di kalangan umat Katolik Papua. Surat tersebut ditulis oleh <strong>Stendlhy Dambujai, <\/strong>yang mengatasnamakan umat Katolik <strong>Keuskupan Agung Merauke <\/strong>serta Suara <strong>Kaum Awam Katolik Regio Papua, <\/strong>sebagai respons atas pernyataan <strong>Pastor Roy <\/strong>sebelumnya terkait kritik terhadap <strong>Soleman Itlay <\/strong>dan <strong>aksi mingguan umat<\/strong>. Selasa (14\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/41439-700x400.jpg?v=1776213452\" alt=\"\" class=\"wp-image-10834\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Pastor Roy Sugianto, Pr.<\/strong>, Selasa, (14\/4\/2026). <strong>Foto\/Istimewa. <\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam suratnya, penulis menyampaikan kritik keras terhadap sikap <strong>Pastor Roy <\/strong>yang dinilai tidak mencerminkan kepekaan pastoral terhadap penderitaan umat di tanah Papua, khususnya di wilayah Merauke.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cNarasi yang Anda bangun di publik tidak mendidik dan tidak menunjukkan sebagai imam yang menyejukkan hati umat, tetapi justru ikut melukai dan menambah luka,\u201d <strong>tulis Stendlhy dalam surat tersebut.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ia menilai narasi <strong>Pastor Roy <\/strong>cenderung teoritis dan tidak berpijak pada realitas umat yang sedang menghadapi tekanan sosial akibat kebijakan pembangunan, termasuk proyek strategis nasional (PSN).<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAnda bicara teori setinggi langit, tetapi pengalaman pastoralnya sangat nol besar. Anda berpikir dari awan-awan tanpa menginjak penderitaan kami di bumi,\u201d <strong>tegasnya.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Penulis juga menyinggung keterlibatan <strong>Mgr. Petrus Canisius Mandagi<\/strong>, yang dianggap telah melukai umat melalui dukungan terhadap PSN di Merauke.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/41451-700x400.jpg?v=1776214049\" alt=\"\" class=\"wp-image-10835\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Stendlhy Dambujai<\/strong> dan umat Katolik Merauke saat melakukan aksi Mingguannya di depan Gereja Katolik Katedral Keuskupan Agung Merauke. Minggu, (25\/1\/2026). <strong>Foto\/Istimewa<\/strong>.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cUskup Mandagi telah melukai kami dengan dukungan terhadap PSN Merauke, tetapi Anda membuat kami semakin terluka,\u201d <strong>lanjutnya.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, surat tersebut mempertanyakan posisi Pastor Roy yang dinilai belum memiliki pengalaman pastoral yang cukup di Keuskupan Agung Merauke, namun telah berbicara seolah memahami sepenuhnya realitas umat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKaki Anda masih basah. Pengalaman pastoral Anda di sini nyaris tidak ada, tetapi Anda berbicara seolah paling tahu,\u201d <strong>tulisnya.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Selain itu, penulis mengkritik apa yang disebut sebagai \u201ckesombongan intelektual\u201d, di mana seorang imam dianggap lebih mengedepankan teori dan dogma dibandingkan empati terhadap umat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAnda disekolahkan dari keringat umat, tetapi setelah kembali justru berdiri berseberangan dengan umat yang menderita,\u201d <strong>katanya.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dalam bagian penutup, penulis menyerukan agar Pastor Roy kembali pada panggilan dasar imamat untuk melayani umat kecil dan tertindas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/41452-700x400.jpg?v=1776214106\" alt=\"\" class=\"wp-image-10837\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Stendlhy Dambujai<\/strong> dkk. saat melakukan aksi Mingguannya di depan Gereja Katolik Kristus Terang Dunia Waena Keuskupan Jayapura. <strong>Foto\/Istimewa<\/strong>.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKami tidak butuh imam yang arogan. Kami hanya butuh gembala yang mau merendahkan diri dan berpihak pada umat yang menderita,\u201d <strong>tutupnya<\/strong>.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Surat terbuka ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara sebagian umat Katolik di Papua dengan otoritas gereja dalam merespons isu-isu sosial dan pembangunan. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Keuskupan Agung Merauke <strong>Uskup Mgr. Petrus Canisius Mandagai, MSC.,<\/strong> terkait isi surat tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAYAPURA, DetikPapuaNet\u2014Sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Pastor&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,1,43,32,50],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-blog","category-papua-selatan","category-pemerintahan","category-sosial-budaya"],"aioseo_notices":[],"views":95,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10831"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10841,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831\/revisions\/10841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10831"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}