{"id":10713,"date":"2026-04-09T14:06:22","date_gmt":"2026-04-09T14:06:22","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=10713"},"modified":"2026-04-09T14:17:54","modified_gmt":"2026-04-09T14:17:54","slug":"ismail-asso-pfm-dikriminalisasi-sidang-etik-gugur-otsus-harus-dievaluasi-total","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/04\/09\/ismail-asso-pfm-dikriminalisasi-sidang-etik-gugur-otsus-harus-dievaluasi-total\/","title":{"rendered":"Ismail Asso: PFM Dikriminalisasi, Sidang Etik Gugur, Otsus Harus Dievaluasi Total !"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Jangan lagi ada pengalihan isu. Rakyat Papua butuh solusi, bukan konflik elit,\u201d <strong>Ismail Asso. <\/strong>(Anggota MRP Papua Pegunungan Pokja Agama Islam) <\/p>\n<\/blockquote>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>JAKARTA, DetikPapuaNet\u2014<\/strong> <strong>Ismail Asso<\/strong>, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan dari Pokja Agama Islam, angkat suara keras membela<strong> Paul Finsen Mayor, S. IP., CM., NNLP., <\/strong>yang sebelumnya diseret ke dalam sidang kode etik, Kamis, (9\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menegaskan, sidang etik yang digelar oleh anggota DPD RI secara tegas menolak seluruh tuduhan terhadap Paul. Keputusan itu sekaligus membuktikan bahwa tidak ada pelanggaran etik yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cIni jelas. Sidang etik sudah gugur. Pak Paul tidak bersalah. Ini bukan soal pelanggaran, tapi lebih pada sentimen pribadi yang dipaksakan menjadi persoalan etik,\u201d <strong>tegas Ismail.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ia bahkan menyebut kasus ini sebagai bentuk kriminalisasi terhadap peran dan sikap kritis seorang wakil daerah, yang seharusnya dilindungi, bukan justru ditekan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Ismail, upaya menyeret Paul ke sidang etik justru memperlihatkan adanya dinamika internal yang tidak sehat di tubuh DPD RI, yang berpotensi mengganggu perjuangan aspirasi daerah, khususnya Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, Ismail menekankan bahwa perhatian publik tidak boleh teralihkan dari isu yang jauh lebih penting, yakni evaluasi menyeluruh terhadap Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cPak Paul adalah pintu masuk. Kunci perjuangan ada di sana. Evaluasi Otsus tidak bisa ditunda. Ini menyangkut masa depan Orang Asli Papua,\u201d ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dukungan terhadap agenda evaluasi Otsus juga datang dari <strong>Ikatan Mahasiswa Papua di Jabodetabek. <\/strong>Mereka menyuarakan tuntutan yang sama: Otsus harus dievaluasi secara total untuk menjawab ketimpangan dan ketidakadilan yang masih dirasakan masyarakat Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Ismail menegaskan, momentum ini harus menjadi titik balik. Ia meminta semua pihak berhenti pada konflik internal dan kembali fokus pada mandat utama: memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi Orang Asli Papua.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cJangan lagi ada pengalihan isu. Rakyat Papua butuh solusi, bukan konflik elit,\u201d <strong>tutupnya<\/strong>.<\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, DetikPapuaNet\u2014 Ismail Asso, Anggota Majelis Rakyat Papua&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10716,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,34,19,49,42,33,50],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-hukum-kriminal","category-kabar-legislator","category-papua-barat-daya","category-politik","category-sosial-budaya"],"aioseo_notices":[],"views":76,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10713"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10715,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10713\/revisions\/10715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10713"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}