{"id":10368,"date":"2026-03-12T12:25:32","date_gmt":"2026-03-12T12:25:32","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=10368"},"modified":"2026-03-12T12:25:36","modified_gmt":"2026-03-12T12:25:36","slug":"demi-kondusivitas-dprk-jayawijaya-batalkan-nama-huselloma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2026\/03\/12\/demi-kondusivitas-dprk-jayawijaya-batalkan-nama-huselloma\/","title":{"rendered":"Demi Kondusivitas, DPRK Jayawijaya Batalkan Nama Huselloma"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>WAMENA, DetikPapuaNet\u2013 <\/strong>Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRK Jayawijaya menyatakan siap mengabaikan penggunaan nama suku atau wilayah adat \u201cHuselloma\u201d dalam rancangan regulasi yang sedang disusun. Hal ini disampaikan Ketua Bapemperda DPRK Jayawijaya, <strong>Agus Mabel, <\/strong>saat ditemui di Wamena, Kamis (12\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Agus Mabel<\/strong> menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah adanya aspirasi dan keberatan dari masyarakat di lima distrik di Kabupaten Jayawijaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, langkah itu merupakan hasil diskusi dan klarifikasi yang dilakukan bersama berbagai pihak di gedung DPRK Jayawijaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penolakan terhadap penggunaan nama Huselloma muncul dari masyarakat di Distrik Hubikosi, Distrik Hubikiak, Distrik Wiya-Waya, Distrik Pisugi dan Distrik Musalfat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKami sudah berdiskusi dengan perwakilan lima distrik tersebut. Kami juga menghadirkan Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) serta pihak swasta terkait untuk melakukan klarifikasi. Hasilnya, nama suku Huselloma akan diabaikan,\u201d <strong>ujar Agus Mabel.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ia menegaskan DPRK Jayawijaya berkomitmen menyesuaikan aturan sesuai dengan kesepakatan masyarakat demi menjaga tatanan kultur adat serta menjamin kehidupan sosial masyarakat di Lembah Balim tetap harmonis.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, untuk menghindari konflik kepentingan politik, klaim wilayah maupun kecemburuan antar-suku di 40 distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Bapemperda juga mengusulkan perubahan skema pembagian wilayah.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAlangkah baiknya kita bagi per distrik menggunakan sistem zona, seperti Zona 1, 2, 3 dan 4. Tujuannya agar semua suku bangsa mendapatkan hak yang sama dan perhatian yang merata dari pemerintah,\u201d <strong>katanya<\/strong>.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>DPRK Jayawijaya berharap langkah tersebut dapat meminimalisir kecurigaan maupun potensi konflik antar kelompok masyarakat. Hasil kesepakatan ini rencananya akan dimasukkan ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cHarapan kita ke depan, dengan klarifikasi dan pembenaran ini tidak ada lagi rasa saling curiga. Semua suku di Jayawijaya harus mendapatkan pemerataan hak yang adil,\u201d <strong>pungkasnya.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WAMENA, DetikPapuaNet\u2013 Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRK&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,49,42],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kabar-legislator","category-papua-barat-daya"],"aioseo_notices":[],"views":304,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10370,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10368\/revisions\/10370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10368"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}